Penghujung bulan Juli sudah di pelupuk mata, tidak lama lagi Agustus menjelang. Bulan kemerdekaan yang penuh nuansa kemenangan siap menyambut perjalanan kita. Gebyar peringatan berdirinya negeri ini kian terasa. Dipinggiran jalan semakin ramai dengan hiasan umbul2 dan kibaran kain merah putih dijajakan para PKL. Merah putih juga harusnya berkibar dan tetap kokoh dihati, disini di dalam jiwa selaku kader PPGT yang bangga berbangsa dan bertanah air Indonesia. Sayang sekali, kini semangat itu kian meredup di kepingan hati kawan2. Tidak ada lagi getaran yang menggebu menjelang perayaan agustusan yang hanya datang sekali dalam setahun itu. Tidak ada lagi semangat nasionalisme di sana. Kalaupun ada, tinggal sekedar penghias pinggiran hati dan tidak dapat mewujud dalam tindakan konkrit dari lubuk hati terdalam. Ya… nasionalisme dan kebanggan sebagai warga Negara kian terkikis di kalangan generasi muda.
Akh,,,mungkin ini sudah terlalu jauh. Bukankah sesungguhnya yang ingin aku lihat dari kaca mata tulisan ini adalah peran serta pemuda menjelang agustusan. Maaf kawan…kembali ke laptop. Salah satu program yang diharapkan mampu membangkitkan semangat nasionalisme dan sportifitas di kalangan muda adalah momen PPGT JBT Cup, sebuah kompetisi sepak bola mini yang terselenggara dalam rangka ikut serta menyemarakaan perayaan kemerdekaan RI, sekaligus membangun rasa persaudaraan dengan UKP dan jemaat lain disekitar wilayah pelayanan jemaat Bukit Tamalanrea. Kita tidak menutup mata bahwa edisi terakhir yang diberi nama PPGT JBT Cup I merupakan sebuah keberhasilan menyelenggarakan even yang mampu menghadirkan beberapa kelompok pemuda dan sekaligus menjadi wadah menyalurkan minat dan bakat (olah raga) dalam bidang sepak bola mini. sayang beribu sayang, hingga 2 minggu menjelang perayaan itu (lagi), belum ada pembicaraan dan bahkan langkah konkrit yang dilakukan oleh kawan2 pengurus untuk menyelenggarakan even ini untuk ketiga kalinya berturut-turut atau untuk kedua kalinya sebagai PPGT JBT Cup II. Tujuan awal terselenggaranya even ini selain sebagai momen peringatan agustusan, memupuk nasionalisme dan persaudaraan, serta wadah eksplorasi minat dan bakat, sesungguhnya juga merupakan even tahunan unit kegiatan pemuda (UKP) olah raga PPGT Jemaat Bukit Tamalanrea.
Sekali lagi sayang, tim dan personal itu tidak pernah ada di kepengurusan yang terbentuk sejak awal tahun ini. UKP olah raga hanya sebatas keputusan rapat, dan bahkan dengar2 sudah ada sejumlah rekomendasi nama2 personil yang dianggap kapabel untuk mengisi tim UKP oLahraga tersebut. Pertanyaannya sekarang, mengapa pengurus tidak pernah menindak lanjuti?? Apa dianggap cukup sampai sebatas keputusan dan tertutup rapi dalam buku hasil keputusan rapat yang biasa ditenteng sekretaris? Entahlah. Yang pasti, kita tetap menunggu semoga PPGT JBT Cup II dapat dilaksanakan, meskipun bukan sebagai program kerja pengurus (informasi bahwa kegiatan ini tidak diprogramkan oleh pengurus untuk tahun 2009) lho?? Lantas piala bergilir akan kita kemanakan tahun ini? Sekali lagi entahlah…yang pasti, kita tetap menunggu kreatifitas tim UKP olah raga, yang tentunya harus didahului oleh pembentukan tim oleh pengurus atau jangan-jangan kita harus menunggu hingga tahun anggaran baru bahkan kepengurusan baru untuk kembali mewujudkan harapan ini?? Semoga tidak…kita tunggu perkembangannya B5 readers, dengan doa dan harapan pengurus tidak berdalih bahwa tidak ada personil untuk tim UKP sementara dilain pihak kita berhadapan dengan kenyataan bahwa ada segudang potensi yang dimiliki oleh PPGT JBT, hanya saja mereka belum tersentuh oleh kita sehingga wajar jika rasa memiliki PPGT JBT masih minim. Dibutuhkan kerjasama segenap pengurus dan anggota yang telah aktif untuk mewujudkan itu. Mari kita berjuang untuk terlaksananya PPGT JBT Cup, atau minimal terbentuknya UKP Olah raga dan tim futsal PPGT JBT tentunya (baca Quo Vadis tim futsal PPGT JBT dari striker veteran ) penulis juga yakin, mereka yang pernah menurunkan timnya pada PPGT JBT Cup I yang lalu kini meunggu dengan harapan yang sama dengan penulis. Yakinlah kawan! semoga…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuliskan komentar anda disini.
masukan, saran, kritik dan tulisan yang bersifat konstruktif kami harapkan dari setiap Bukiters sejati.
Salam pembebasan.